Kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab kita bersama. Menanggapi datangnya musim penghujan dan sebagai upaya pencegahan penyakit seperti Demam Berdarah (DBD), Pemerintah Desa kembali menggerakkan aksi Kerja Bakti Lingkungan yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat.
Mengapa Kita Harus Bergerak Sekarang?
Lingkungan yang kotor bukan hanya tidak sedap dipandang, tetapi juga menjadi sarang kuman dan perkembangbiakan nyamuk. Dengan meluangkan waktu sejenak untuk membersihkan lingkungan sekitar, kita telah berkontribusi besar dalam:
Mencegah Banjir: Membersihkan selokan dari sumbatan sampah dan sedimen tanah.
Membasmi Sarang Nyamuk: Menerapkan prinsip 3M (Menguras, Menutup, dan Mengubur).
Meningkatkan Kerukunan: Menjadi ajang silaturahmi antar tetangga yang mungkin jarang bertemu karena kesibukan.
Fokus Kegiatan Kebersihan Kali Ini
Kegiatan yang akan kita lakukan bersama meliputi beberapa poin utama:
Pembersihan Drainase: Memastikan aliran air lancar untuk menghindari genangan.
Pemotongan Rumput Liar: Merapikan bahu jalan dan area fasilitas umum agar terlihat asri.
Pengelolaan Sampah: Memilah sampah organik dan anorganik, serta memastikan tidak ada sampah yang menumpuk di lahan kosong.
Peremajaan Taman Desa: Penanaman kembali bibit tanaman hias di titik-titik strategis.
Pesan Pak Kepala Desa: "Gotong royong adalah warisan terbaik leluhur kita. Dengan bekerja bersama, pekerjaan yang berat akan terasa ringan, dan desa kita pun menjadi tempat tinggal yang lebih nyaman."
Agenda Pelaksanaan
Mari siapkan peralatan kebersihan Anda dan bergabunglah pada:
Hari/Tanggal: Minggu Depan
Waktu: Pukul 07.00 WIB s/d Selesai
Titik Kumpul: Lapangan Utama / Depan Balai RW masing-masing
Perlengkapan: Cangkul, sapu lidi, sabit, karung sampah, dan semangat gotong royong!
Pemerintah Desa juga menyediakan konsumsi ringan dan minuman untuk dinikmati bersama setelah kegiatan selesai.
Mari kita wujudkan desa yang bersih, hijau, dan bebas penyakit!
